Rabu, 17 Juni 2009
Mata Kuliah Audio Visual
Memberikan pengetahuan kepada para mahasiswa tentang persamaan dan perbedaan media cetak dengan media audio visual, pengetahuan dasar teknologi komunikasi media audio visual. Sejak situasi komunikasi sampai dengan evaluasi, mengetahui bahasa rupa media audio visual. Kemampuan mempraktekkan apa yang telah diperoleh tersebut untuk mendesain dan melaksanakan (dalam kelompok kecil) suatu program slide suara / multi sistem.
Materi :
Eksperimen kata dan rupa sebagai bahan untuk membicarakan teknologi komunikasi media audio visual. Situasi komunikasi, syarat komunikasi, serta desain evaluasi, pembuatan story board, persamaan dan perbedaan media cetak dan audio visual sebagai media komunikasi. Karakteristik berbagai media audio visual, terutama media audio visual statis seperti slide suara, film strip suara dan sebagainya. Konsep-konsep bahasa rupa media audio visual statis. Praktek mendesain sebuah program slide suara dalam kelompok.
Kepustakaan:
1.Primadi, Beberapa Aspek Bahasa Rupa Media Ruang Statis.
2. John Halls, Visual Scripting, Focal Press, London, 1976
3. David Desmont & Mike Wooler , The Grammer of Television Production, Berry & Jenkin, Ltd., London, 1978
Tujuan dan Materi Komunikasi Audio Visual
Materi: Eksperimen kata dan rupa sebagai bahan untuk membicarakan teknologi komunikasi media audio visual. Situasi komunikasi, syarat komunikasi, serta desain evaluasi, pembuatan story board, persamaan dan perbedaan media cetak dan audio visual sebagai media komunikasi. Karakteristik berbagai media audio visual, terutama media audio visual statis seperti slide suara, film strip suara dan sebagainya. Konsep-konsep bahasa rupa media audio visual statis. Praktek mendesain sebuah program slide suara dalam kelompok.
Tujuan pendidikan Desain Komunikasi Visual adalah :1. Mendidik Sarjana Desain Komunikasi Visual yang difokuskan pada pemahaman keilmuan dan keahlian dalam bidang Desain Grafis yang berbasis Teknologi Komputer, Sistem serta Software Komputer Grafi yang Memiliki kemampuan merancang karya desain komunikasi visual statis maupun dinamis.2. Fokus atau option Pendidikan menekankan pada improvement dan aplikasi keahlian profesional dalam bidang Desain Grafis, Multimedia, dan Komunikasi Periklanan dan dituntut penguasaan keahlian bidang desain grafis dan penulis naskah dengan mempertimbangkan faktor-faktor persuasi, komunikasi, media riset, tipografi, fotografi dan ilustrasi.3. Mendidik desainer profesional yang memiliki basis teori/pengetahuan Komunikasi Visual, Kreativitas, Ketrampilan mendesain baik secara manual maupun digital, serta memiliki sikap mandiri dan bertanggung jawab pada pekerjaannya.4. Mendidik desainer profesional yang memiliki basis memberdayakan kekayaan ”Budaya Rupa Nusantara” sebagai kekuatan kompetensi lokal dan global.5. Menghasilkan lulusan yang memiliki jiwa kewirausahaan tinggi sehingga memiliki kemampuan menciptakan lapangan pekerjaan.6. Mampu merumuskan gagasan secara sistematis dan mengkomu-nikasikan secara efektif.7. Mampu bekerja sama dengan bidang keahlian lain yang terkait dalam suatu organisasi kerja.
Pengertian Dasar - Dasar Audio Visual
Untuk mengantisipasi perkembangan dunia komunikasi visual serta perannya yang semakin luas, maka digunakan istilah: Desain Komunikasi Visual.Perlunya Pendidikan Desain Komunikasi Visual1. Mengenal konsep Desain Komunikasi Visual sebagai Dasar Perancangan/Desain dan Strategi Komunikasi.2. Mengenal Desain Grafis (Desain Komunikasi Visual) dan Bahasa Rupa sebagai Pengolah Visual Data Informasi.3. Mengenal secara teknis prinsip, proses teknologi informatika dan sistem informasi manajemen.4. Memahami elemen desain grafis sebagai alat penyampai pesan yang efektif, efisien, komunikatif dan estetis kreatif dalam konteks konsep-policy/planning/ strategy dan implementasi serta evaluasi.5. Memahami strategi komunikasi, psikologi dan sosial/ antropologi budaya.6. Memahami beberapa media baru, terutama dunia media / ruang cyber serta tekniknya, yaitu:a. Animasi � Audio Visual (Mix Media)b. Interaktif media dan web/website yang biasa dipergunakan untuk melengkapi E-media dan Mixmedia/Multimedia.7. Menguasai konsep perancangan / desain komunikasi visual dan pemasaran global secara universal.
Menguasai proses dan tehnik perancangan /desain yang dapat mengantisipasi perkembDesain komunikasi visual adalah ilmu yang mengembangkan bentuk bahasa komunikasi visual berupa pengolahan pesan pesan untuk tujuan sosial atau komersial, dari individu atau kelompok yang ditujukan kepada individu atau kelompok lainnya. Pesan dapat berupa informasi produk, jasa atau gagasan yang disampaikan kepada target audience, dalam upaya peningkatan usaha penjualan, peningkatan citra dan publikasi program pemerintah. Pada prinsipnya dkv adalah perancangan untruk menyampaikan pola pikir dari penyampaian pesan kepada penerima pesan, berupa bentuk visual yg komunikatif, efektif, efisien dan tepat. terpola dan terpadu serta estetis, melalui media tertentu sehingga dapat mengubah sikap positif sasaran. elemen desain komunikasi visual adalah gambar/ foto, huruf, warna dan tata letak dalam berbagai media. baik media cetak, massa, elektronika maupun audio visual. Akar bidang dkv adalah komunikasi budaya, komunikasi sosial dan komunikasi ekonomi. Tidak seperti seniman yang mementingkan ekspresi perasaan dalam dirinya, seorang desainer komunikasi visual adalah penterjemah dalam komunikasi gagasan. Karena itulah dkv mengajarkan berbagai bahasa visual yang dapat digunakan untuk menterjemahkan pikiran dalam bentuk visual.angan dunia kewirausahaaProses desain adalah sebuah kegiatan untuk mewujudkan sebuah gagasan menjadi rancangan. Perannya bukan hanya memberi seni dan rupa pada benda tetapi juga menerjemahkan jiwa yang relevan dengan perkembangan jaman dan teknologi.Kurikulum Institut Teknologi Harapan Bangsa untuk Program Studi Desain Komunikasi Visual dirancang untuk mempersiapkan lulusan dengan ciri khusus:Mampu menganalisa, merencana dan merancang suatu karya Desain Komunikasi Visual yang dapat mengkomunikasikan pesan secara efektif, estetis dan strategis melalui cara yang kreatif, analitis, serta inovatif untuk keperluan industri media atau industri lainnya dalam skala nasional maupun internasional.
Menguasai berbagai teknik komunikasi melalui multimedia, metode komunikasi audio visual, perangkat keras, perangkat lunak dan tools berbasis teknologi informasi di bidang Desain Komunikasi VisualTanggap terhadap situasi dan kondisi suatu budaya, sikap serta perilaku sosial lainnya yang berkembang di masyarakat sebagai dasar perencanaan dan perancangan Desain Komunikasi VisualProfesional, memiliki integritas tinggi, serta mampu beradaptasi dengan segala perubahan dan perkembangan kemajuan teknologi informasi dan komunikasiDi industri apa saja sarjana Desain Komunikasi Visual terutama bekerja? Creative and Advertising House Production House Print Media Electronic Media (TV nasional dan lokal) Marketing Research and Promotion/Media Consultant; serta berbagai industri lainnya yang banyak memanfaatkan media komunikasi visualJenis pekerjaan entry level apa saja yang tepat untuk lulusan Sarjana Desain Komunikasi Visual? Creative Art Staff Multimedia and Computer Design Specialist Production and Post Production Specialist Promotion and Marketing Staff/Consultant; dan lain sebagainyan/enterprenuership.
Komunikasi Audio Visual Menurut Pandangan Saya
Jadi komposisi itu meliputi apa saja yang kita susun untuk menciptakan sesuatu.Komposisi dalam Komunikasi Audio Visual :Komposisi;It’s the Idea/ways of arranging pictures to provide an attractive harmonious effect.(cara/ide dalam penyusunan gambar untuk menghasilkan efek gambar yang menarik)Komposisi akan mempengaruhi “TASTE”, yakni akan terdapat impresi yang berbeda dari bagaimana objek ditampilkan dalam frameKomposisi secara visual akan terpengaruhi oleh type of shot, camera angle, camera movement, lighting dan pengaturan peletakan objek dalam frame.
Macam komposisi :Proporsi (ukuran)FramingPictorial BalanceScaleSubject ProminenceSubject AttitudePicture shapeUnifying interestSpeed of Compositional linesContinuity of Centers of InterestColor Impact1. Proporsi (ukuran)Ukuran menentukan obyek mana saja yang akan menjadi point interest. Ada ukuan baku tapi bukan hukum untuk objek.Ukuran yang biasa kita kenal seperti:Type of shot yang terdiri dari: ECU sampai ELSCamera AngleCamera MovementLighting2. Framing :Yakni bagaimana kita meletakkan obyek dalam frame dengan berbagai kondisi.Lihat dibuku ada perbedaan antara obyek diam, jalan, berlari, naek motor dalam peletakkan objek dalam frame.Kemudian dimana objek menghadap maka akan ada ruang didepan obyek tersebut.3. Pictorial Balance :Secara singkat maksudnya adalah bagaimana gambar yang dimunculkan mempunyai keseimbangan antara obyek yang satu dengan obyek2 yang lain. Sehingga enak ditonton.
Sabtu, 16 Mei 2009
MY UNIVERSITY
Short Profile Campuses
| 1. | Name of institution | The University of Muhammadiyah Malang(UMM) |
| 2. | Year of establishment | 1964 |
| 4. | Number of student | 18,145 students |
| 5. | Address | |
| Main Campus | Jl. Raya Tlogomas No. 246 Malang, East Java, Indonesia 65144 Phone: +62 341 46418–19 (Hunting) Fax.: +62 341 460782 | |
| Campus I (Post Graduate) | Jl. Bandung No. 1 Malang, East Java, Indonesia 65113 Phone: +62 341 551253 Fax.: +62 341 562124 | |
| Campus II (Medical & Health Faculty) | Jl. Bendungan Sutami 188A Malang, East Java, Indonesia 65145 Phone: +62 341 551149 Fax.: +62 341 582060 | |
| 6. | Web site | www.umm.ac.id |
| 7. | webmaster@unix.umm.ac.id |
Brief History of UMM
The University of Muhammadiyah Malang (UMM) was founded in 1964 as one of Amal Usaha Muhammadiyah (Muhammadiyah non Profit Center) in education. In its early years UMM had one campus with only 3 Faculties: Law Faculty, Economics Faculty, and Teacher Training and Education Faculty. In the period of 1968-1975, UMM opened two additional faculties: Social and Political Science Faculty and Islamic Studies Faculty. Next in the period of 1975-1977, UMM added two more faculties: Agriculture Faculty and Engineering Faculty. The number of faculty remained the same until 1983. Between the period of 1983-2000, UMM offered additional faculties: Psychology Faculty, Animal Husbandary Faculty, Medical Faculty, and Diploma 3 Program for Nursing. In 2007, UMM added Pharmacy Major under Medical Faculty. UMM now is recognized as one of the most rapidly growing and leading private universities in East Java; therefore, the Central Board of Muhammadiyah Organization entrusts UMM to supervise all Muhammadiyah higher institutions in eastern parts of Indonesia. Currently UMM has expanded its campus areas into three campuses which are located in three different locations.
UMM at A Glimpse
The University of Muhammadiyah Malang (UMM) was founded in 1964. In its early years UMM had 3 Faculties: Law Faculty, Economics Faculty, and Teacher Training and Education Faculty. In the period of 1968-1975, UMM opened two additional faculties: Social and Political Science Faculty and Islamic Studies Faculty. Next in the period of 1975-1977, UMM added two faculties: Agriculture Faculty and Engineering Faculty. The number of faculty remained the same until 1983. Between the period of 1983-2000, UMM offered additional faculties: Psychology Faculty, Animal Husbandary Faculty, Medical Faculty, and Diploma 3 Program for Nursing. In 2007, UMM adds Pharmacy Major under Medical Faculty.
As one of the leading universities in East Java, UMM currently has 18,000 active students from almost all over Indonesia and some are foreign students from Australia, Singapore, Malaysia, and Timor Leste. Although UMM is an Islamic univeristy, religious background of the students is not the inhibiting factor. Therefore, UMM students are not only Muslim but there are also Hindus, Buddhist, Christian, and Catholic.
To support lecturing activities, UMM always struggles to improve its facilities of classrooms, laboratoriums, computer, internet and intranet access using fiber optic and hotspot zones. In addition, UMM has digital library with the collection of on-line journals, audio-visual references, and scientific references under the organization of Indonesian Digital Library Network (IDLN).
To support its financial capacity, UMM develops several profit centers expected to decrease the reliance on student tuition. The existing profit centers are UMM Press, UMM Bookstore, UMM Dome, UMM University Inn, and UMM Motorcycle Service Station. In the near future UMM is planning to build UMM Teaching Hospital, UMM Gas Station, UMM Student Dormitory, and UMM Mall.
UMM Majors of Excellence
Up to 2007, UMM has been offering 3 majors for diploma 3 program, 32 majors for undergraduate program, and 6 majors for postgraduate program. There are some majors of excellence that have been the most favorite majors for the prospective students. For non-degree undergraduate program is Nursing while for degree undergraduate programs are English Education, Psychology, Communication, Islamic Education, Medical, and Information Technology. For postgraduate program is Islamic Studies.
UMM Competitiveness and Uniqueness
As a long-established private university, UMM possesses competitiveness of the experience in organizing independent higher educational institution. In addition, UMM also has strong partnerships with many national and international institutions. UMM students are not only equipped with knowledge of science and technology in accordance with their major, but are also trained to have soft skills to assist them in developing excellent personality, strong self-independence, and outstanding professionalism. To achieve these qualities, the students are required to take Personality and Leadership Development Training, Apprenticeship Program, and Al-Islam and Muhammadiyah Program. In addition, UMM students are also given English for Specific Purposes (ESP) courses equal to diploma 1 program. The students are also given computer and internet training prior to their first semester. These additional trainings are expected to enhance the quality of UMM graduates and to produce professional scholars who have excellent expertise and skills needed in this global era.
Informasi Studi
Universitas Muhammadiyah Malang berdiri tahun 1964 dan sekarang menjadi salah satu Universitas swasta terkemuka di Jawa Timur. UMM termasuk universitas yang tumbuh cepat, sehingga oleh PP Muhammadiyah diberi amanat sebagai perguruan tinggi pembina untuk PTM (Perguruan Tinggi Muhammadiyah) wilayah Indonesia Timur. Selain itu, UMM mempunyai reputasi yang baik dalam mengemban misi pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Program-program yang ada didisain dengan cermat untuk menjadikan UMM sebagai "The Real University", yaitu universitas yang benar-benar univeritas dalam artian sebagai institusi pendidikan tinggi yang selalu komit dalam mengemban Tri Darma Perguruan Tinggi.
Fakultas
Pada awal berdiri, UMM beru membuka beberapa fakultas, yaitu : Hukum, Ekonomi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) serta jurusan Ilmu Agama (Cabang dari FAI Univ. Muhammadiyah Jakarta). Seiring dengan berjalannyawaktu dan tuntutan jaman, maka UMM telah membuka fakultas-fakultas lain yaitu : FISIP, Pertanian, Peternakan-Perikanan, Psikologi, Kedokteran, Program D3 Keperawatan dan Pascasarjana yang masing-masing mengembangkan beberapa jurusan.
Mahasiswa
Saat ini UMM mendidik tidak kurang dari 23.700 mahasiswa dari seluruh penjuru tanah air, mulai dari NAD hingga Papua. Jumlah tersebut termasuk mahasiswa asal luar negeri, yaitu Malaysia, Singapura, Brunai Darussalam, Australia dan timor Leste. Mereka mempunyai latar belakang umur, budaya, suku, rasa, agama, kondisi sosial dan asal SLTA yang berbeda. Sehingga, menampak gerbang UMM ibarat masuk ke dalam "dunia mini" tempat berinteraksi antar individu dan komunitas yang beragam latar belakangnya.
Dosen dan Staf
Di bidang akademik, UMM terus mengembangkan sarana dan prasarana untuk menunjang kegiatan pendidikan, penelitian yang berstandar internasional serta didukung dosen yang qualified. Hal ini dilakukan, karena UMM telah bertekat menjadi The Real University. Saat ini, UMM mempunyai staf pengajar tidak kurang 750 orang dengan kualifikasi pendidikan hampir 80 % lulusan S2, 15% S3 dan Guru Besar. Sedangkan sisanya masih lulusan S1 dari berbagai PT dalam dan luar negeri. Selain itu, UMM juga didukung oleh ratusan staf administrasi, teknisi dan laboran yang masing-masing ahli dibidangnya. Untuk meningkatkan skill dan kualitas SDM, UMM secara berkala mengirimkan dosen dan staf teknis ke luar negeri untuk mempelajari dan mendalami ilmu dan pengetauan di semua bidang.
Fasilitas
Semua kegiatan tutorial di UMM diselenggarakan di ruang-ruang kuliah yang ada di tiga kampus. Tidak ada perkuliahan yang diselenggarakan di tempat lain. Ruang perkuliahan didisain secara baik dengan dilengkapi dengan white board, OHP / LCD Projector. Keunggulan yang sulit ditemukan di kampus lain adalah disetiap fakultas telah tersedia 4-5 ruang multimedia untuk penyelanggaraan perkuliahan. Fasilitas ini menjamin proses kuliah yang baik, karena proses kuliah disampaikan dengan LCD projektor, slide projector, Video CD, dan alat audio visual yang lain serta dapat langsung link dengan internat. Khusus kampus III, perkuliahan saat ini menempati 3 gedung, yaitu Gedung Kuliah Bersama GKB I (6 Lantai), GKB II (5 Lantai), GKB III (5 Lantai) yang semuanya dilengkapi dengan lift. Pada setiap gedung perkuliahan, kelas dan lorong-lorong gedung ditempatkan kamera-kamera kontrol untuk memantau jalannya proses aktivitas akademis yang dilakukan langsng oleh sebuah Badan Kendali Mutu Akademik (BKMA).
Department of Communication
This Department is established to produce qualified professionals in communication. Therefore, the curriculum is designed to fulfill the job market demands. The three concentrations in the department are: Public Relations, Journalism, and TV Production. Some teaching facilities include: Audio Visual Lab, Journalism Lab, Photography Lab, Advertising Lab, Multimedia Lab, Public Relation Lab and UMM FM Radio Broadcasting Station.
Kamis, 14 Mei 2009
| Jumat, 09 Januari 2009 | |
| Visi, Misi dan Tujuan Sekolah pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.a. Visi Sekolah : Unggul Dalam Prestasi Berdasarkan Iman dan Taqwa serta Berbudi Pekerti Luhur. b. Misi Sekolah : 1. Melaksanakan Pembelajaran dan Bimbingan secara efektif 2. Menumbuhkan semangat berprestasi 3. Mengembangkan Potensi Siswa 4. Menumbuhkan penghayatan terhadap ajaran agama dan budaya bangsa 5. Menerapkan menejemen partisipatif c. Tujuan Sekolah : Target yang ingin dicapai SMA Negeri 1 Banyuwangi dalam menyelenggarakan Pendidikan ditahun Pelajaran 2008 / 2009 adalah sebagai berikut : 1. Peningkatan Iman dan Taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa 2. Meningkatkan model Pembelajaran yang berpusat pada siswa 3. Peningkatan minat baca dikalangan siswa yang mengoptimalkan perpustakaan sekolah 4. Peningkatan rata – rata nilai UNAS menjadi 7,00 5. Menerapkan manajemen partisipatif, Khususnya siswa yang melanjutkan Copyrights © 2008 All Rights Reserved SMAN 1 Banyuwangi |
Setelah masuk 50 meter ke arah timur, terdapat gapura megah bertuliskan Pondok Pesantren Habibulah. Selepas bangunan tersebut, beberapa gedung sekolah hingga musala terlihat di dalamnya.
Merujuk namanya, sekolah ini memiliki nuansa khas religius Islam. Keseimbangan materi umum dan agama menjadi pedoman pokok bagi tenaga pengajarnya untuk mendidik seluruh siswa di sekolah tersebut.
Dalam terminologi modern, SD Unggulan Habibulah mencoba memadukan keseimbangan ilmu pengetahuan (iptek) dan teknologi dengan iman serta ketakwaan (imtak). Komposisi pembelajaran materi umum dan agama diseimbangkan dengan komposisi perbandingan 50 : 50 persen (fifty fifty).
Perpaduan ini membuat beban jam belajar siswa menjadi bertambah. Setiap hari, siswa wajib mengikuti program belajar mulai pukul 06.30 hingga 15.30. Siswa hanya dikenakan dua kali waktu istirahat setiap hari.
SD Unggulan Habibullah menerapkan hari efektif belajar berbeda dengan sekolah umum. Sekolah umumnya libur pada hari Ahad.
Namun di sekolah ini, hari efektif belajar mulai Sabtu hingga Kamis. Siswa berkesempatan libur sekolah pada hari Jumat. Sesuai konsepsi Islam, hari Jumat diyakini sebagai hari bebas, karena dalam bahasa asalnya berarti hari kebebasan (friday = freeday).
Meski kerap dipandang sebagai sekolah pinggiran, peminat sekolah yang didirikan 2 Juni 1995 ini tidak pernah sepi. Membeludaknya siswa membuat pihak sekolah harus menggelar seleksi untuk menjaring calon siswanya. Materi tes masuk meliputi materi umum dan keagamaan, sesuai kurikulum yang diterapkan sekolah.
Program seleksi ini pun membawa hikmah tersendiri bagi sekolah. Segudang prestasi gemilang pun ditorehkan siswanya. Mereka sudah tiga kali meraih nilai Ujian Nasional (unas) tertinggi tingkat Provinsi Jawa Timur.
Kini, terdapat 175 siswa yang belajar di sekolah tersebut. Mereka berasal dari berbagai kalangan. Kebijakan khusus pun ditempuh bila terdapat kedapatan ada orang tua siswa yang kurang beruntung secara ekonomi. Solusinya, sekolah menerapkan subsidi silang dalam hal penerapan biaya sekolah.
Bukti konkretnya sekolah menyediakan bus sebagai jasa antar jemput siswa. Kendaraan ini pun gratis. Siswa tidak dikenakan charge terhadap biaya perawatan hingga BBM. Belum lagi fasilitas asrama bagi siswa yang benar-benar ingin tinggal di kawasan sekolah.
Karenanya, memimpin sekolah sekelas SD Unggulan Habibullah bukan perkara yang gampang. Segudang cibiran terkait model sistem pembelajaran yang diterapkan sempat menjadi sasaran keresahan orang tua.
Ketakutan mulai lamanya belajar siswa hingga kekhawatiran timbulnya kecapekan dalam diri siswa terlau serinng mencuat ke permukaan. Perasaan yang tentu saja masih dapat dipandang manusiawi. Namun bila orang tua sudah menelusuri dan tahu bagaimana di dalamnya, boleh jadi akan lain urusannya.
Kepala SD Unggulan Habibullah, Mohamad Kholil mengatakan keluh kesah tersebut acapkali didengarnya. Menurutnya, hal itu wajar sebagai bentuk kasih sayang orang tua terhadap anak. Dalam paradigma, orang tua kerap ada pemandangan yang keliru.
Bermain dan belajar sebenarnya merupakan aktifitas anak yang bisa dilakukan di rumah. Namun di lingkungan sekolah, proses tersebut dapat berjalan lebih aman dan terkendali. Waktu yang lama di sekolah bukan berarti siswa tidak bisa bermain. "Ini yang harus diluruskan," ujarnya.
Menyikapi pandangan tersebut, pihak sekolah sudah memikirkan dan menyiapkan jawaban atas keresahan tersebut. Kholil menjelaskan, materi proses pembelajaran di sekolahnya dikemas menggunakan pola bermain dan belajar. Siswa tidak hanya dituntut kosentrasi pada kewajiban menyerap meteri pelajaran. Tetapi kesimbangan kebutuhan belajar juga diperhatikan. " Jadi siswa hanya belajar. Tapi mereka juga bisa bermain di sekolah," katanya.
Kholil menjelaskan, dalam setiap kelas, seluruh siswa dibekali masing-masing dengan komputer kits. Saat rasa jemu menyerang atau bahkan siswa ingin bermain, guru kelas memperbolehkan anak didiknya untuk bermain sejenak. Model ini ternyata terbukti ampuh.
Siswa menjadi kerasan di sekolah. Beberapa mata pelajaran juga disampaikan dengan nuansa berbeda. Siswa berkesempatan merasakan belajar di alam terbuka (outbound). Selain mengenalkan alam, upaya ini ditujukan sebagia upaya siswa untuk senantiasa mensyukuri karunia Tuhan.
Sementara itu, menjadi salah satu bagian dari SD Unggulan Habibullah menjadi kebanggaan tersendiri bagi Humaidi Rizki Alfatsaif, 11. Siswa yang kini duduk di bangku kelas V ini menyatakan jika pilihan sekolah tempat dia menimba ilmu kini tidak salah.
Anak sulung dari dua bersaudara menuturkan sebelum masuk ke SD Habibullah dia sempat dihadapkan pada banyak pilihan sekolah. Tidak hanya dirinya, kedua orang tuanya pun menawarkan daftar nama sekolah yang akan dipilihnya. "Tapi saat itu saya mantap pilihan SD Habibullah. Sekolahnya beda dari yang lain," katanya.
Humaidi mengatakan sekolahnya dirasakannya cukup nyaman. Jauh dari jalan raya dan masyarakat sekitar sekolah juga mendukung. Suasana sekolah jadi enak dan kosentrasi tidak gampang buyar.
Belum lagi materi yang diajarkan disajikan cukup variatif. Gabungan pelajaran bernuansa religius dan umum membuat Humaidi merasakan gairah tersendiri dalam belajar. "Bahasa Inggris dan Bahasa Arab gimpil(mudah) 15 menit selesai. Tapi pas bahasa daerah bisa sampai jam ulangan selesai kadang belum kelar," ujarnya.
Sedangkan soal lamanya waktu belajar di sekolah, dia mengaku ada kalanya kejenuhan dirasakannya. Namun itu tidak lantas membuat Humaidi mengendurkan semangat sekolah. "Saya tidak sendiri. Di sekolah juga banyak teman. Jadi bosan cepat hilang," ujarnya. (nic/bay)
Copyright @2008 IT Dept. JAWA POS